Sosialisasi Penyelarasan Pendidikan Dan Dunia Kerja Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015

woro harik4Yayasan Pendidikan BUNDA MULIA menggelar seminar yang bertema “SOSIALISASI PENYELARASAN PENDIDIKAN DAN DUNIA KERJA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015” bertempat di The UBM Grand Auditorium lantai 8 kampus Universitas Bunda Mulia pada hari Rabu (4/2/2015) dalam rangka Pekan Ilmiah yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Ulang tahun ke-30 Yayasan Pendidikan Bunda Mulia.
Dalam pemaparannya Ibu Prof. Illah Sailah (Direktur Pembelajaran & Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Republik Indonesia) menjabarkan mengenai 8 (delapan) profesi yang menjadi prioritas pemerintah menyusul penandatanganan mutual recognition arrangements (MRA) antara anggota-anggota ASEAN yaitu Akuntansi, Teknik, Survei, Arsitektur, Keperawatan, Kesehatan, Perawatan Gigi dan Pariwissata. Selain itu beliau juga memberikan informasi mengenai bagaimana pemerintah sebagai regulator menyiapkan pelatihan dasar untuk kompetensi dan sistem sertifikasi, akselerasi standar kompetensi nasional, serta menerapkan kerangka kualifikasi nasional dan memperkuat sistem kerja sama dengan lembaga yang terkait yang dijalankan oleh Sekolah Menengah dan Perguruan Tinggi untuk dapat melahirkan generasi yang siap menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN yang semakin dekat, sebab meskipun Indonesia merupakan negara anggota ASEAN dengan jumlah penduduk terbesar, namun persaingan yang ada dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN bukanlah tentang jumlah tetapi tentang mutu.
Bapak Martinus Gea (Praktisi Pendidikan & Pemimpinan Yayasan Prima Unggul) menambahkan dari sisi praktisi akademik dan entrepreneur bahwa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN, selain hardskill ada tiga karakter penting yang harus dimiliki oleh para generasi muda yaitu integritas, profesionalisme dan daya juang. Sesuai dengan tema besar pekan ilmiah yaitu “KESIAPAN GENERASI MUDA INDONESIA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015” Bapak Martinus Gea mengharapkan bahwa generasi muda tidak hanya bertindak sebagai pekerja profesional saja, namun juga memiliki gairah untuk menjadi seorang entrepreneur.
Bertindak sebagai moderator dalam pekan ilmiah hari ke tiga ini adalah Ibu Prof. Laura Fransisca N. Sudarnoto. M.Si., Ph.d. (Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Bunda Mulia) yang dengan bangga menginformasikan bahwa Universitas Bunda Mulia sebagai salah satu institusi pendidikan yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Bunda Mulia telah terpilih sebagai Perguruan Tinggi Swasta Unggulan dan mendapatkan peringkat 1 (satu) dalam kategori Pembelajaran dan peringkat 1 (satu) dalam kategori Tata Kelola yang diumumkan oleh DirJen Pendidikan Tinggi wilayah Kopertis 3 (Tiga), pada hari Rabu (10/12/2014) yang lalu.